Home Uncategorized Ketua Gema Alkhairaat Sebut Pasha Tidak Serius Dalam Penanganan Covid-19

Ketua Gema Alkhairaat Sebut Pasha Tidak Serius Dalam Penanganan Covid-19

663
0
SHARE

Palu, Alkhairaat.com – Ketua Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa (Gema) Alkhairaat, Muhammad Ramadan Tahir menyebut wakil walikota Palu, Sigit Purnomo Said (Pasha) tidak serius dalam menangani virus corona (covid 19).

Menurut Ramadan, wakil walikota Palu Sigit Purnomo, terkesan kurang proaktif terlibat langsung untuk melindungi masyarakat kota Palu saat ini, ia hanya mementingkan pribadinya yaitu mencari rekomendasi partai diluar dan memang tidak peduli dengan kondisi masyarakat kota Palu.

“Wakil walikota Palu lebih mementingkan nafsu politiknya lebih tinggi dari pada kepedulian terhadap masyarakat kota Palu, seharusnya kepentingan masyarakat harus diutamakan dari pada nafsu politiknya yang hari ini ingin menjadi cawagub Sulteng, seharusnya dia menahan dulu nafsu politik sehingga mementingkan kepentingan rakyat, terkesan juga wakil walikota tidak sayang dengan masyarakat kota Palu, dia hanya ingin menjabat lalu kemudian menyakiti hati masyarakat,” kata Ramadan saat di temui dikediamannya, Desa Kabobona kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sabtu (28/03/2020).

Ramadan Tahir mengatakan, sebelum virus corona menyebar, pemkot Palu seharusnya sudah melakukan penutupan akses masuk dan memberhentikan segala bentuk infor yang dalam bentuk barang.

“seharusnya jauh sebelum virus corona menyebar, pemkot Palu sudah melakukan penutupan akses masuk dan memberhentikan segala bentuk infor dan lain lain yang dalam bentuk barang,” menurutnya.

Ia menyampaikan, bertambahnya positif virus corona di Palu sangat disayangkan sekali, seharusnya pemkot kota Palu harus mengeluarkan kebijakan strategis.

“Masuknya virus corona hari ini dikota Palu sangat disayangkan sekali seharusnya pemerintah kota Palu jauh sebelum covid-19 ini naik menjadi isu Pandemik dan belum ada masyarakat yang positif terkena virus, semestinya suda mengeluarkan kebijakan strategis bukan lockdown atau Social Distance tetapi menjaga akses masuk dan keluar secara ketat dan masif,” jelasnya kepada Alkhairaat.com

Lanjut ketua Gema Alkhairaat itu, namun jika sudah seperti ini, untuk memutus mata rantai virus tersebut pemkot palu harus mengambil kebijakan yaitu lockdown.

“Namun jika sudah seperti ini, ya pemkot palu harus mengambil kebijakan yaitu lockdown, untuk memutus mata rantai virus covid 19 ini dan pemerintah juga harus memikirkan bagaimana makan minum dan obat obatan serta ketersediaan pangan untuk masyarakat kota Palu,” jelasnya.

Menurutnya, Pemkot Palu harus berani mengeluarkan kebijakan untuk perusahaan daerah maupun perusahaan milik pemkot sendiri dan mengeluarkan csr kenapa mengeluarkan csr? Sehingga csr ini nanti akan membantu dan menyediakan segala kebutuhan pokok untuk masyarakat.

“jangan hanya mau enaknya aja perusahaan ini mengambil kekayaan alam yang ada di Kota Palu lalu kemudian mereka lari, tetapi ketika mereka mampu dan sudah mau mengambil kekayaan alam mereka juga harus berani untuk membiayai masyarakat dalam kondisi seperti ini,” tutupnya (JIM)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.