Home Opini Pilkada 2020, Sudah Saatnya Kaum Muda Memimpin Sulteng

Pilkada 2020, Sudah Saatnya Kaum Muda Memimpin Sulteng

290
0
SHARE

Oleh: Fahriyanto S Maso’ama

Perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) akan digelar 9 Desember 2020 nanti, tentunya banyak harapan dan cita-cita rakyat dalam momentum itu.

Pilkada Sulawesi Tengah (Sulteng) telah diketahui siapa yang akan maju menjadi calon kepala daerah dengan berakhirnya pembukaan pendaftaran pada 6 September kemarin, tentunya kita sudah ketahui bersama bahwa siapa yang akan maju menjadi calon kepala daerah bukan lagi sebagai bakal calon seperti sebelumnya. Saat ini tinggal menunggu penetapan dari KPU siapa yang resmi memenuhi syarat menjadi calon.

Sulteng hanya dua pasangan calon (Paslon) yang mendaftarkan diri, pastinya mereka sudah siap berkompetisi, Paslon yaitu Hidayat-Bartho dan Rusdy-Ma’mun, Pilkada kali ini sangat menarik karena hanya ada dua calon yang nantinya akan bertarung. Tentunya tidak ada alternatif lain bagi pemilih, pilih Hidayat-Bartho atau Rusdy- Ma’mun saja.

Menarik bagi saya adalah keterwakilan kaum muda, yang mana selama ini jarang kita temui calon dari kaum muda atau milenial maju berkontestasi dalam pilkada. Persolan gagasan dan pengalaman saya kira masing-masing kandidat mempunyai itu.

Tetapi ada yang berbeda dengan, Hidayat Lamakarate selaku kaum milenial yang mempunyai segudang pengalaman dalam pemerintahan, dengan karir birokrasinya yang nyaris sempurna. Dibuktikan dengan menjadi Camat Palu Timur, Kabag Kepegawaian Kota Palu, Kabid Pengembangan Karir BKD Kota Palu, Sekwan DPRD Kota Palu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Palu, Kepala BKD Provinsi Sulteng, Pj. Bupati Banggai Laut, Pj. Walikota Palu, Staf Ahli Gubernur Sulteng, hingga pada puncaknya menjadi Sekprov Sulteng.

Saya pribadi sebagai milenial merasa terpanggil untuk ikut berjuang bersama Hidayat, dikarenakan dialah satu-satunya kaum muda di Sulteng punya segudang pengalaman dan kini menjadi calon gubernur, maka saya kira ini sudah saatnya kaum muda memimpin Sulteng.

Kalau kita menelisik sejarah, para tokoh mudalah yang terlibat aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan karena mereka punya semangat, fisik, mental dan kegigihan yang kuat untuk berjuang.

28 Oktober 1928 adalah bukti sejarah dimana sumpah pemuda di cetuskan dan mempersatukan seluruh kaum muda Nusantara sehingga punya semangat bersama untuk merdeka. Kemudian kaum muda pula yang berperan mendesak bung Karno untuk segera memproklamirkan kemerdekaan sehingga 17 Agustus 1945, kita merdeka dari penjajah.

Kemudian Soekarno di usia yang muda pula menjadi presiden pertama Republik Indonesia pada usia 44 tahun. Dengan semangat yang kuat membawa Indonesia keluar dari imprealisme dan tekanan dari negara barat sehingga hari ini kita rasakan hasil perjuanganya dengan para tokoh muda lainya.

Kemudian jendral Soedirman adalah kaum milenial pula di usia 28 menjadi Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia, dia yang memiliki semangat yang kuat sehingga mampu membangun satu kekuatan tentara yang sampai saat ini diakui dunia.

Masi banyak lagi kisah kaum muda yang sangat habat, dalam islam pernah ada pemimpin muda pula yaitu Sultan mahmmed II atau Mumammad Al Fatih yang pernah memimpin imperium besar turki Utsmani di Yaman dia mampu menaklukan Konstantinopel dikala itu.

Maka dari itu, Hidayat lamakarate merupakan pilihan tepat memimpin Sulteng mewakili kaum muda dalam kontetstasi pilkada kali ini, tentunya usia muda masih energik, apalagi banyak pengalaman menjadi pemimpin dalam birokrasi pemeritahan. Kaum muda pula adalah pelanjut tongkat estafet kepemimpinan, sejarah telah mencatatkan itu jadi tidak ada lagi keraguan untuk kita kaum milenial bersama-sama mengatarkan Hidayat-Bartho untuk memimpin sulteng kedepan.

Penulis merupakan Ketua Gerakan Milenial Peduli Sulteng (GMPS)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.