Home Parigi Mautong Sekda Harap Investasi yang Masuk ke Parimo Serap Tenaga Lokal

Sekda Harap Investasi yang Masuk ke Parimo Serap Tenaga Lokal

22
0
SHARE

Parimo, Alkhairaat.com- Sekretaris Daerah (Sekda) Parigi Moutong (Parimo) Zulfinasran berharap, investasi yang masuk ke daerah harus menyerap tenaga lokal.

Hal itu disampaikan Sekda Zulfinasran saat mengikuti kegiatan Central Sulawesi Investment Webinar Forum 2021 mewakili Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong, bertempat di Hotel Ayana MidPlaza Jakarta baru baru ini (27/05/2021).

Kata Sekda Zulfinasran, sebelum beroperasi atau berinvestasi di Sulawesi Tengah (Sulteng) khususnya di Kabupaten Parimo, setiap perusahaan bisa memberikan gambaran mengenai kriteria tenaga kerja yang akan direkrut agar pemda Parimo memiliki kesempatan untuk menyiapkan para tenaga kerja dengan usia produktif sesuai kebutuhan perusahaan.

“Kedepan pemberdayaan tenaga lokal perlu diperhatikan oleh setiap investor yang akan berinvestasi di Kabupaten Parigi Moutong. Perusahaan harus berkomitmen agar bisa sejalan dengan program pemerintah daerah dalam rangka menurunkan angka pengangguran,” kata Zulfinasran.

Kalau perlu kata Sekda, pihak perusahaan memberikan program beasiswa untuk anak anak daerah agar bisa menempuh pendidikan sesuai kebutuhan pekerjaan yang dijalankan. dengan harapan selesai menempuh pendidikan bisa dipekerjakan di perusahaan tersebut.

“Sekali lagi kami meyakini, banyak anak anak muda Parigi Moutong pada usia produktif kerja memiliki kemampuan dan keahlian serta pengetahuan yang cukup, hanya saja belum mendapat kesempatan untuk bekerja,” ujar Zulfinasran dihadapan Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Imam Soejoedi dan dihadapan Gubernur Sulteng Longki Djanggola serta dihadapan Calon Gubernur terpilih Sulteng Rusdi Mastura dan para Bupati Walikota se Sulteng. (FRL)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.