Home Sulawesi Tengah Gubernur Sulteng Terima Kunjungan Assosiasi Smelter China

Gubernur Sulteng Terima Kunjungan Assosiasi Smelter China

96
0
SHARE

Palu, Alkhairaat.com- Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola menerima Mr. LI Ketua Assosiasi Smelter China bersama rombongan. Bertempat diruang Kerja Gubernur, Selasa (20/10/2020).

Pada Kesempatan itu Gubernur didampingi Kepala DPM dan PTSP Sandra Tobondo, Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Rudi Dewantoro, Karo Humas dan Protokol, Kadis ESDM Diwakili .

Mr. Li menyampaikan terima kasih kepada gubernur yang sudah berkenan menerima kunjungannya, dan melihat potensi yang ada di Sulteng sangat baik.

“Kalau bapak bapak gubernur memberikan dukungan kami akan segera membangun Pabrik Besi di KEK, dengan nilai investasi sampai Rp 6 Triliun dan diharapkan dapat berproduksi tahun 2021. Kami sangat serius untuk berinvestasi di Sulteng, perusahaan kami sudah diakui di Dunia dan sudah bekerjasama dengan Perusahaan besar di Dunia,” jelasnya.

Gubernur Sulteng mengatakan terima kasih kepada Mr. LI dan konsorsiumnya yang sudah datang untuk berinvestasi di Sulteng khususnya di Lokasi KEK.

“Kami sangat mendukung rencana ini dan akan memudahkan segala proses perinannya dan perlu saya sampaikan bahwa Kawasan Ekonomi Kusus Sulteng sudah mendapat pengakuan secara Nasional merupakan KEK terbaik di Indonesia,” ungkap Longki.

Menurutnya, Pemprov Sulteng pasti akan memberikan pelayanan kemudahan perijinan untuk berinvesatasi di Sulteng dengan harapan semoga pertengahan Tahun 2021 sudah bisa berproduksi.

Selanjutnya, Mulhanan Tombolotutu, Selaku Direktur PT Bangun Palu Sulteng menyampaikan bahwa dengan animo berinvestasi di Lokasi KEK Palu sangat tinggi sehingga saat ini Luas Area KEK 1500 Ha sudah habis dan rencana pembangunan Pabrik Besi di KEK oleh Mr. Li akan terus didorong untuk lebih cepat berproduksi. (YP)

Sumber: Humas Pemprov Sulteng

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.