Home Sigi Cagub Hidayat Lamakarate Klaim Menang 80 Persen di Sigi

Cagub Hidayat Lamakarate Klaim Menang 80 Persen di Sigi

270
0
SHARE

Sigi, Alkhairaat.com- Calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Tengah (Sulteng), Mohammad Hidayat Lamakarate menggelar kampanye dialogis di sejumlah titik di Kabupaten Sigi, Kamis (05/11/2020).

Dimana setiap titip kampanye tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Dalam orasinya di tiga desa, Loru Biromaru, Panau, dan Pombeve.

Hidayat Lamakarate menyampaikan optimisnya meraih dukungan signifikan di wilayah Sigi. Dengan melihat respon dan antusias warga saat kampanye.

Ia meyakinkan dapat meraup suara di Sigi. Cagub yang berpasangan dengan Cawagub Bartholomeus Tandigala dengan tagline HEBAT ini mengkalim bisa menang di Sigi dengan presentase 80 persen.

“Sigi merupakan basis keluarga. Hampir semua komponen struktur politik yang ada di Sigi mendukung dan memiliki hubungan baik dengan kami,” tutur Hidayat Lamakarate.

Menurutnya masyarakat Sigi mempunyai impian yang sama, yaitu mewujudkan kesejahteraan dengan kearifan budaya daerah.

Hidayat mengemukakan bahwa kampanye tatap muka yang dilaksanakan merupakan bagian dari kerja-kerja politik dalam gelaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember mendatang.

Seperti diketahui, Paslon HEBAT ini diusung dan didukung sejumlah partai politik, Gerindra, PDI Perjuangan, Berkarya, PKPI, PSI, PBB, dan Partai Gelora.

Dalam setiap orasinya, Hidayat Lamakarate menyampaikan bahwa ada 12 program yang mereka tawarkan ke masyarakat, yang semua cukup rasional yang diwujudkan, sebab apa yang telah tertuang dalam program tersebut sudah dikaji secara akademis sesuai APBD dan kondisi kewilayahan daerah.

“Yang paling penting adalah, program kita adalah satu kartu terkoneksi ke semua lembaga negara, seperti kesehatan, pendidikan, dan lembaga-lembaga kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Hidayat Lamakarate mengemukakan, kartu yang dimaksud itu adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP), di mana KTP terdapat Nomor Induk Kependudukan (NIK) terkoneksi langsung ke lembaga negara. Masyarakat harus mengerti dan tahu soal manfaat KTP.

“Sebab dengan KTP program kesejahteraan masyarakat di daerah tidak akan tumpang tindih dengan program pemerintah pusat, sehingga tidak ada program daerah bentaran dengan pusat. Kucuran anggaran terarah dan tepat sasaran di masyarakat,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Hidayat Lamakarate mengimbau supaya tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak atau 3 M. (MTG)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.