Home Hukum Tudingan Atas Penculikan Tiga Mahasiswa, Ahmad Tumpao Angkat Bicara

Tudingan Atas Penculikan Tiga Mahasiswa, Ahmad Tumpao Angkat Bicara

35
0
SHARE

Palu.Alkhairaat.com – Beredarnya Pemberitaan terkait penyekapan, penculikan dan penganiyaan terhadap tiga mahasiswa asal Maluku Utara (Malut), yang diduga dilakukan oleh Dewan Penasehat LS-ADI, telah mendapat tanggapan dari Ahmad Tumpao.

Ia menegaskan penculikan dan penganiyaan seperti yang diceritakan disalah satu media online tersebut tidak sesuai faktanya.

Ahmad Tumpao merupakan mahasiswa asal Maluku Utara (Malut) yang juga saat itu ikut bersama-sama tiga mahasiswa berada disalah satu Rumah di Desa Beka, yang dikabarkan telah dikriminalisasi.

Sebagaimana dikabarkan bahwa Sadig telah melakukan penculikan. Berdasarkan keterangam Tumpao bahwa tiga temannya yaitu Fauzan, Husen dan Reza, tidak diculik melainkan dijemput oleh Sadig di Asrama Ternate dan mengajak ke Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.

“Ka Sadig tarada baculik dan basekap seperti yang diberitakan. Bagaimana caranya mau diculik Reza, Fauzan dan Husen itu Kader LS_ADI. Dorang itu dijemput dari Asrama Ternate dan sama-sama ke Desa Beka. Dan saya rasa kalau dijemput ka Sadig itu sudah hal biasa, karena dari dulu ka Sadig sering jalan bersama torang apalagi kan mereka Kader juga” Jelas Tumpao saat menceritakan kronologi kepada Alkhaairaat.com, Minggu (09/09) di Kedai.

Namun, Kata Tumpao, persoalan tersebut sudah diseleaaikan baik-baik secara kekeluargaan. Sehingga dia menyakini terkait pelaporan ke Polda Sulteng bukanlah keinginan dari tiga mahasiswa tersebut, melainkan ada oknum yang menghasut dan intervensi agar masalah ini tetap dilanjukan.”Saya yakin ada orang yang menghasut dan ingin mengadu domba Kader LS_ADI,” jelas Ahmad Tumpao. (Sup)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.