Home Sosbud Semarak 17 Agustus, Tamu Istana Diminta Gunakan Pakaian Adat

Semarak 17 Agustus, Tamu Istana Diminta Gunakan Pakaian Adat

142
0
SHARE

Palu, Alkhairaat.com – Pemerintah RI meminta kepada setiap tamu undangan yang hadir pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-72 di Istana Negara agar mengenakan pakaian adat. Permintaan tersebut diketahui berdasarkan undangan resmi yang diedarkan oleh pihak Istana.

Berdasarkan pantauan yang dilansir Kompas.com, Kamis (17/8), para tamu yang hadir di istana datang dengan mengenakan berbagai macam pakaian adat. Di antaranya, pakaian adat Betawi, Jawa, Kalimantan Tengah, dan Papua.

Penggunaan pakaian adat dari berbagai wilayah di Indonesia tampaknya sengaja dipilih sebagai tema peringatan HUT RI tahun ini. Sehari sebelum peringatan HUT RI, Rabu (16/8), Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dengan bertukar pakaian adat. Jokowi datang dengan mengenakan pakaian adat Bugis, sementara JK tampil dengan beskap khas Jawa.

Presiden Jokowi Berbaju Adat Bugis (Foto: Setkab.go.id)

Penampilan Presiden dan Wapres yang tidak biasa tersebut mengundang perhatian pejabat negara yang lebih dulu hadir di kawasan Gedung DPR/MPR RI. Seperti yang dilansir Tempo.co, Rabu (16/8), Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, bahkan secara khusus mengomentari pakaian Presiden.

“Pak Presiden pakai pakaian adat Bugis. Karaeng paling ganteng se-Indonesia,” kata Zulkifli kala membuka sambuatannya di kompleks parlemen. (Syur)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.