Home Bertia Terkini Rektor UIN Datokarama: CPNS dan PPPK Harus Ikuti Latsar dan Orientasi Secara...

Rektor UIN Datokarama: CPNS dan PPPK Harus Ikuti Latsar dan Orientasi Secara Maksimal

333
0
SHARE

Palu, Alkhairaat – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Prof. Dr. H. Lukman Thahir, M.Ag., meminta kepada seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan kampus agar mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) dan Orientasi secara sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

Permintaan itu disampaikan Rektor menyusul dimulainya Latsar dan orientasi bagi 67 ASN baru UIN Datokarama yang terdiri dari 32 CPNS dan 35 PPPK. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI dan dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA, pada Senin (14/7).

“Ini kesempatan penting bagi CPNS dan PPPK untuk meningkatkan kapasitas dalam rangka mengoptimalkan tugas dan fungsi sebagai ASN Kementerian Agama,” ujar Prof. Lukman Thahir saat dihubungi dari Palu, Sulawesi Tengah.

Rektor menegaskan bahwa Latsar dan orientasi bukan sekadar kegiatan seremonial atau pemenuhan syarat administratif, namun menjadi proses penting dalam pembentukan ASN yang profesional, berintegritas, dan berakhlak mulia.

“ASN Kemenag harus menjadi pelayan masyarakat yang baik, berorientasi pada kualitas, dan mampu bekerja secara adaptif serta kolaboratif,” katanya.

Lebih lanjut, Prof. Lukman menekankan pentingnya semangat ASN BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai-nilai ini, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam menjaga marwah dan citra Kementerian Agama sebagai institusi penjaga moral bangsa.

“UIN Datokarama berharap para CPNS dan PPPK benar-benar menyerap ilmu dan nilai dari pelatihan ini untuk kemudian diwujudkan dalam bentuk pengabdian nyata dan inovasi kerja,” imbuhnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama RI atas penyelenggaraan Latsar dan orientasi ini, seraya mengingatkan bahwa ASN di bawah naungan Kemenag memiliki tanggung jawab ganda: sebagai aparatur negara dan sebagai penjaga nilai-nilai moral serta spiritual masyarakat.

“Kita semua berharap para ASN baru ini bisa menjadi teladan, baik di internal birokrasi maupun di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.