Home Sosbud Rasio Elektrifikasi Sulteng Capai 98 Persen

Rasio Elektrifikasi Sulteng Capai 98 Persen

47
0
SHARE

Palu, Alkhairaat.com- Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola menerima Kunjungan General Manager (GM) PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Suluttenggo, Loe Basuki, dan General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangkit dan Penyaluran Soroso Isnandar, Kamis (01/10/2020).

GM PT. PLN (Persero) UIW Suluttenggo Leo Basuki menyampaikan saat ini wilayah Sulteng sudah mencapai 98 persen desa-desa sudah elektrifikasi dan selanjutnya bahwa PLN akan mendukung percepatan pembangunan Sulteng karena kecukupan daya saat ini sangat memadai baik untuk industri.

Selanjutnya GM PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkit dan Penyaluran Soroso Isnandar, menyampaikan bahwa tol listrik Sulteng Wilayah Timur dan Wilayah Barat sudah terkoneksi dengan baik. Wilayah Barat, Makassar, Mamuju, Topoyo dan Pasang Kayu dengan daya 500 Mega.

“Parigi juga akan ditambah jalur pasokan dengan adanya pengembangan tambak di wilayah Parigi. Demikian juga di Banggai Luwuk kearah Toili akan dibangun, karena terdapat 2 lokasi tanah Pemprov untuk tempat pembangunan tower, jelasnya.

Gubernur menyampaikan terimakasih atas dukungan PT. PLN yang sudah mengaliri listrik sampai dengan 98 persen, mungkin yang belum teraliri listrik adalah desa-desa terpencil dan terluar di pegunungan, dan permintaan PLN tentang hibah tanah untuk pembangunan Gardu PLN di Banggai pasti disetujui silahkan dibuat permohonannya.

Gubernur juga meminta PT. PLN untuk meningkatkan jaringan dan daya untuk memenuhi kebutuhan industri di Morowali dan Morowali Utara dan alangkah baiknya dibangun jaringan bawah laut dan demikian juga pembangunan pembangkit listrik tenaga gas dapat terealisasi .

Terakhir Gubernur, meminta kepada PT. PLN (Persero) agar menghindari pemadaman pada waktu perbaikan jaringan listrik di kebun kopi. (YP)

Sumber: Humas Pemprov Sulteng

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.