Home Uncategorized Penyintas Korban Bencana Minta Pemkot Palu Segera Beri Dana Jadup dan Huntap

Penyintas Korban Bencana Minta Pemkot Palu Segera Beri Dana Jadup dan Huntap

334
0
SHARE

Palu, Alkhairaat.com– Sudah setahun lebih bencana alam yang meluluhlantahkan Kota Palu, tepatnya pada 28 September 2018 silam di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyisakan luka mendalam di hati warga.

Mulai dari kehilangan anggota keluaraga dan harta benda termasuk rumah adalah kenyataan pahit yang harus dihadapai para penyintas. Meskipun sudah tujuh belas bulan berlalu sejak peristiwa dahsyat itu terjadi, namun belum sepenuhnya dapat mengurangi penderitaan masyarakat yang terdampak. Pasalnya, hingga saat ini banyak penyintas yang belum menerima dana jaminan hidup (Jadup) dan Hunian tetap (Huntap).

Seperti yang terjadi pada Dewi (44) yang tinggal di hunian sementara (Huntara) bersama ketiga orang anaknya.

Anaknya kini duduk dibangku sekolah SMP dan SMA, karena keterbatasan biaya ekonomi terpaksa salah seorang anaknya yang bernama Devi harus putus sekolah.

Dengan segala keterbatasan Dewi harus rela menjadi pembantu diwarung dengan penghasilan tidak seberapa demi menghidupi ketiga anaknya.

“Anak saya ada tiga orang yang yang paling kakak nama Hadi kelas 2 SMA, satunya lagi Devi, baru lulus SMP, mau mendaftar sekolah SMA tapi tdk punya biaya, terpaksa harus nganggur dulu, dan yang paling adik baru berumur 1 tahun lebih,” kata Dewi kepada Alkhairaat.com, di Tondo, kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (07/03/2020).

Ia berharap agar pemerintah kota Palu memperhatikan mereka. Minimal meringankan beban mereka yang tinggal dihuntara, sudah lima bulan lebih belum mendapat bantuan logistik dari pemerintah, masyarakat menyesalkan tidak masifnya bantuan masuk ke huntara.

“Walaupun tidak selalu ada bantuan, minimal pemerintah Kota Palu meringankan beban kami dihuntara ini, seperti membuat pasar murah yg harganya bisa dijangkau apalagi ini sudah mau dekat bulan puasa, banyak kebutuhan dibeli, kami juga menyesalkan bantuan tidak selalu ada,” tutur Dewi kepada Alkhairaat.com.

Bukan hanya itu, Ibu dewi juga mengungkapkan Kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) Sudah melakukan pendataan bagi rumah-rumah yang rusak akibat bencana, akan di buatkan Huntap, namum sudah setahun lebih huntap tak kunjung ada.

“Dulu dari PUPR datang kemari untuk mendata, kami kasih masuk berkas lagi, kami menunggu belum ada juga sampai sekarang, huntapnya tidak ada. Padahal sudah lama, sudah mau hampir dua tahun, saya ini peralatan dapur piring, cuman minta ke tetangga,” tutupnya.

Reporter :Fahrul

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.