Home Politik Jusuf Kalla Nilai Kata ‘Pribumi’ dalam Pidato Anies Bukan Diskriminatif

Jusuf Kalla Nilai Kata ‘Pribumi’ dalam Pidato Anies Bukan Diskriminatif

383
0
SHARE
Jusuf Kalla menyalami Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, seusai pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/10). (Wahyu Putro A/Antara Foto)

Palu, Alkhairaat.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai, kata ‘Pribumi’ pada pidato Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bukan bahasa yang ditujukan untuk mendiskriminasi pihak manapun.

“Pidatonya bicara tentang kolonial. Konteksnya kan dia menceritakan sejarah. Jadi jangan hanya potong satu kata, tetapi dalam konteks apa dia bicara. Jadi dia bicara konteks sejarah, tidak bicara diskriminatif,” ujar JK, seperti dilansir Kompas.com, Selasa (17/10).

Setelah ramai menjadi perbicangan warganet, Anies menjelaskan bahwa kata ‘Pribumi’ yang dia sampaikan pada pidato politiknya terkait dengan sejarah penjajahan Belanda di Indonesia, termasuk Jakarta, bukan di era sekarang.

“Oh, istilah itu (pribumi) digunakan untuk konteks pada era penjajahan karena saya menulisnya juga pada era penjajahan dulu,” jelasnya, Selasa (17/10).

Ia juga mengatakan, setiap sudut di ibu kota Jakarta banyak menyimpan sejarah, sejak era Sunda Kelapa, Jayakarta, Batavia, hingga Jakarta yang merupakan kisah pergerakan peradaban manusia.

Sebelumnya, warganet beraksi setelah Anies yang mengeluarkan bahasa ‘Pribumi’ dalam penyampaian pidato politik di Balai Kota Jakarta Senin malam. (By)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.