Home Hukum Diduga Lakukan Penipuan, Hendri Hary Lyanto Dilaporkan Ke Mabes Polri

Diduga Lakukan Penipuan, Hendri Hary Lyanto Dilaporkan Ke Mabes Polri

293
0
SHARE

Palu,Alkhairaat.com – Seorang pengusahan Sulawesi Tengah(Sulteng) Hendrik Hary Lyanto, atau yang kerap disapa Aceo dikabarkan telah dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri oleh sebuah Perusahaan ISDN yang berdomisili di Singapura.

Seperti dilangsir dari Radar Sulteng, Jumat(01/03/2019), melalui kuasa hukum pelapor Perusahaan ISDN yang diwakili Mr Teo Cher Koon menyebutkan pelaporan terhadap Hendrik Gary Lyanto terkait beberapa hal, yakni ; Bahwa pada awalnya saudara Hendrik Gary Lyanto (Terlapor) menawarkan kerjasama pengelolaan pertambangan dengan memberikan sejumlah data kepada klien kami yakni tambang PT. BunYan Hasanah dan PT. Gema Energy Indonesia yang berlokasi di Desa Oerinbesi dan Oekopa, Nusa Tenggara Timur.

Bahwa sebagai tindak lanjut dari penawaran tersebut klien kami akhirnya tertarik dan menandatangani perjanjian pengelolaan pertambangan antara Kilen kami dengan PT. Bun Yan Hasana tertanggal 3 September 2014 dan juga klien kami memberikan dana sejumlah US$ 2.500.000 (dua juta lima ratus ribu dollar Amerika).

Bahwa Adapun dana tersebut telah disepakati dalam perjanjian harus segera dikembalikan apabila tambang yang dikerjakan tidak sesuai dengan data yang diberikan atau dinyatakan tidak layak tambang sehingga pihak pelapor dapat membatalkan perjanjian dan sebagai jaminannya Saudara Hendrik Gary Lyanto dan Soebali Sudjie juga telah memberikan Personal Guarantee/ Jaminan Pribadi berdasarkan Surat Jaminan Peribadi Hendrik Gary Lyanto tertanggal 3 September 2014.

Bahwa kemudia pada saat dilakukan pengecekan oleh klien kami, diketahui bahwa deposit tambang milik PT. Gema Energy Indonesia tidak sesuai dengan informasi yang diberikan kepada klien kami atau tidak layak tambang, sehingga dengan demikian klien kami melakukan pembatalan perjanjian dan meminta dana yang telah diberikan untuk dikembalikan sebagaimana yang sudah disepakati, namu hingga saat ini pihak terlapor belum juga menunjukan itikad baiknya untuk mengembalikan dana tersebut padahal sudah berbagai upaya secara mediasi telah dilakukan baik dari klien kami maupun kami selaku kuasa hukum.

Bahwa atas kejadian tersebut klien kami mengalami telah kerugian baik secara materiil maupun imateriil akibat tidak terlaksananya kerjasama tersebut, sehingga hal ini kami laporkan kejadian tersebut ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri atas dugaan Tindak Pidana Pasal 378 tentang Penipuan, 372 Tentang Penggelapan Kita Undang-Undang Hukum Pidana(KUHP), dan Tindak Pidana pencucian utang.(ARM)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.