Home Uncategorized Gubernur dan Ketua TP-PKK Sulteng Jadi Narasumber Dialog Harganas : Komunikasi Kunci...

Gubernur dan Ketua TP-PKK Sulteng Jadi Narasumber Dialog Harganas : Komunikasi Kunci Merawat Keharmonisan

148
0
SHARE

Palu, Alkhairaat.com – Gubernur Sulawesi Tengah(Sulteng) Drs. H. Longki Djanggola, M.Si dan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Hj. Zalzulmida A. Djanggola, SH, CN berkesempatan membagi kiat-kiat keluarga harmonis pada dialog BKKBN Perwakilan Sulteng yang disiarkan TVRI dalam rangka menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27, pada Jum’at (26/06/2029).

Padatnya kesibukan kedua figur ini, diakui Ketua PKK Zalzulmida, tak jarang membuat keterbatasan waktu berkumpul dengan keluarga tercinta.

Walau begitu, Ia dan gubernur tetap bersyukur dan menikmati kebersamaan yang sedikit itu dengan jalan memaksimalkan komunikasi sebagai kunci merawat keharmonisan.  

“Sesibuk apapun, komunikasi itu penting dengan bahasa-bahasa yang komunikatif,” tuturnya membagi pengalaman.

Lanjtnya, di samping itu, sikap menghormati dan memahami satu sama lain juga senantiasa dipraktekkan selama ini.

“Sehingga tidak ada ego yang menonjol dan ini Kami lakukan sampai ke anak-anak,” ujar Ketua PKK yang mengajarkan hal tersebut kepada kedua anaknya.

Sementara, terkait masalah-masalah Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga di Sulteng, Gubernur Longki Djanggola menyebutkan bahwa permasalahan yang dihadapi pemerintah daerah masih banyak berkutat pada fungsi reproduksi.

“Kematian ibu dan bayi (yang dilahirkan), pernikahan dini dan kehamilan tidak diinginkan. Ini semua masih tinggi sehingga jadi perhatian kami,” ungkapnya.

Untuk menekan kasus-kasus tersebut maka gubernur menegaskan pentingnya kerjasama yang solid antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Provinsi jelas gubernur berperan mendampingi kabupaten/kota sebagai ujung tombak operasional program-program kependudukan dan keluarga di masyarakat.

Seperti contohnya, dalam rangka mendukung gerakan sejuta akseptor KB, Gubernur Longki Djanggola telah membuat edaran kepada bupati/walikota untuk menyukseskan program nasional tersebut.

Terlebih lagi dengan tingkat kesadaran ber-KB Sulteng yang masih rendah maka hal itu tegasnya harus diperbaiki demi mewujudkan ketahanan keluarga.  

Sulteng sendiri ditarget BKKBN perwakilan mampu menyumbangkan 25 ribu akseptor pada puncak peringatan tanggal 29 Juni 2020.

Sumber: Humas dan Protokol Setdaprov Sulteng/***

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.